Saturday, November 12, 2011

10 Alasan Kindle Fire Menarik Perhatian

KOMPAS.com - Kindle Fire, tablet besutan Amazon, diyakini bakal sukses. Ada 10 alasan mengapa Kindle Fire bakal menarik perhatian pasar. Berikut adalah 10 alasan tersebut yang dikumpulkan oleh eWeek:

  1. Jadi Pusat Perhatian: Biasanya, tablet Android lain hanya menarik perhatian saat waktu peluncurannya saja. Namun Kindle Fire lain, sejak diumumkan pada awal 2011 perangkat ini selalu jadi pusat perhatian dan pembicaraan banyak kalangan.
  2. Memanfaatkan Kekuatan Amazon.com: Sebagai situs retail online terbesar, Amazon akan memajang produk andalannya itu di situsnya. Banyak pelanggan toko online itu pun mulai berbondong-bondong melakukan pemesanan.
  3. Harga Terjangkau: Dengan banderol 199 dolar AS, Kindle Fire lebih murah daripada Apple iPad 2 atau Samsung Galaxy Tab 10,1 (499 dolar AS). Ada juga Nook Tablet di kisaran 249 dolar AS.
  4. Layanan Amazon: Dalam perangkat Kindle Fire akan berisi layanan serba Amazon. Ini termasuk toko buku Kindle, toko musik dengan format lagu MP3 dan lainnya.
  5. Banyak Aplikasi: Berbeda dengan tablet lain yang memakai Android Market untuk memasarkan segala aplikasinya, Amazon memiliki toko aplikasinya sendiri. Berbagai aplikasi unggulan pun sudah tersedia di sana.
  6. Waktu yang Tepat: Kindle Fire mulai dijual di AS menjelang dan saat musim liburan akhir tahun. Ini diduga akan menempatkannya di daftar belanja banyak orang, baik untuk hadiah atau untuk diri sendiri.
  7. Nama Besar Kindle: Sukses Kindle sebagai perangkat pembaca buku digital sudah santer terdengar di seluruh dunia. Banyak orang mengerti bahwa Amazon bisa menghadirkan perangkat yang bagus.
  8. Survei Membuktikan: Sebuah riset dari Changewave pada 2.600 konsumen menyebutkan ada 5 persen yang sudah memesan Kindle Fire dan 12 persen berencana memesan. Survei serupa untuk iPad di 2010 menunjukkan angka 4 persen (sudah memesan) dan 9 persen (berencana memesan).
  9. Tak Ada Lawan: Di samping Apple iPad, saat ini praktis belum ada produsen lain yang sukses menghadirkan perangkat tablet di pasaran. Terutama di kisaran harga Kindle Fire.
  10. Sistem Operasi Amazon: Memang, sistem operasi yang dipakai adalah Android, namun bisa dibilang ini adalah sistem operasi Amazon. Karena, konon ada banyak sekali perbaikan dan perubahan yang dilakukan Amazon pada sistem operasi tersebut.

Akankah 10 hal di atas terbukti menjadikan Amazon Kindle Fire produk yang menggelegar saat peluncurannya?

Thursday, November 3, 2011

150 Situs Internet Jual Data Pemegang Kartu Kredit dan Rahasia Negara secara Obral


REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Kejahatan di dunia maya makin menggila. Baru-baru ini, pencuri maya menjual rincian kartu kredit yang dicurinya di internet seharga biaya untuk membeli sekantong keripik.

Pemerintah Inggris telah menemukan lebih dari 150 situs web yang menawarkan informasi yang diperoleh secara ilegal. sekitar 20 ribu hingga 100 ribu nasabah kartu kredit dari seluruh dunia menjadi korbannya.

Dalam sebuah transaksi sederhana, pencuri dapat memilih rincian pelanggan, menambahkan mereka ke keranjang belanjaan, dan check out.

Direktur badan intelijen terbesar Inggris juga mengungkapkan bahwa serangan cyber pada individu, bisnis, dan pemerintah telah mencapai tingkat 'mengganggu'.

Iain Lobham, kepala pusat intelijen Inggris (GCHQ), memperingatkan bahwa data sensitif tengah diincar dan bahwa ekonomi Inggris yang berkelanjutan berada di bawah ancaman.

Dia mengatakan data sensitif pada komputer pemerintah telah ditargetkan, bersama dengan pertahanan, teknologi, dan desain rekayasa perusahaan.

Dia mengungkapkan pada musim panas ini mereka mencoba menggangsir situs departemen Luar Negeri dan beberapa kantor lain, tapi gagal.

Departemen Pertahanan menggagalkan serangan cyber lebih dari 1.000 kali dalam satu tahun terakhir dari penjahat dan intelijen asing.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Daily Mail

STMIK AMIKOM

Apple Akhirnya Mengaku iPhone 4S tak Sempurna, Ada Sejumlah 'Bugs' dalam iOS5

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA--Peluncuran iPhone dua seri terakhir selalu mengundang masalah. iPhone 4, misalnya, bermasalah dengan antenanya, yang membuat Apple harus menambah casing antena pada tiap konsumen.

Sekarang, iPhone terbaru seri 4S pun terkena musibah. Banyak pemilik iPhone seri ini mengeluhkan daya tahan batere. Mereka mengatakan batere iPhone 4S sangat cepat habis, bahkan dalam keadaan tidak digunakan.

Apa yang terjadi?

Menurut Apple, ini karena masalah 'bug' di sistem operasi mereka yang terbaru iOS5. Meski demikian, Apple hanya menganggap konsumen yang mengeluhkan masalah batere ini jumlahnya sedikit.

"Ada beberapa konsumen Apple yang melaporkan kalau batere iPhone 4S tidak seperti yang mereka harapkan saat menggunakan iOS5," kata Apple dalam komentar resminya pada All ThingsD.

"Kami menemukan ada beberapa 'bugs' (ketidaksempurnaan sistem) yang mempengaruhi daya tahan batere. Kami segera merilis update software terbaru untuk mengatasi masalah ini." kata Apple.

Update iOS5 itu diperkirakan baru akan rilis beberapa pekan lagi. Apple menolak memerinci pernyatannya lebih lanjut.

iPhone 4S dirilis beberapa saat sebelum meninggalnya pendiri Apple, Steve Jobs. Secara fisik, ponsel pintar ini tak berbeda dengan ponsel iPhone seri 4. Yang berbeda adalah softwarenya karena Apple menambahkan iOS5 dan asisten digital Siri.

iPhone 4S langsung meledak di pasaran. Memecahkan rekor sehari penjualan yang sebelumnya dipegang iPhone 4S. Sekitar sejuta unit iPhone 4S laku di hari pertama penjualannya.

Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: All ThingsD

STMIK AMIKOM